Syekh Ali Jaber: Nabi dan Rasul kalau Berdoa Selalu Diakhiri dengan Kalimat Ini, Makanya Selalu Dikabulkan. !

Syekh Ali Jaber: Nabi dan Rasul kalau Berdoa Selalu Diakhiri dengan Kalimat Ini, Makanya Selalu Dikabulkan. !
Syekh Ali Jaber: Nabi dan Rasul kalau Berdoa Selalu Diakhiri dengan Kalimat Ini, Makanya Selalu Dikabulkan. !

Syekh Ali Jaber jelaskan doa akhiran yang dibaca para Nabi dan Rasul agar doa cepat terkabul. /YouTube/Syekh Ali Jaber


PortalJember.com – Dalam sebuah dakwah almarhum Syekh Ali Jaber menjelaskan mengenai terkabulnya doa oleh Allah SWT.



Doa apapun yang disampaikan oleh manusia selalu didengar oleh Allah SWT, namun kapan waktu terkabulnya doa tersebut adalah sebuah rahasia.



Bahkan menurut Syekh Ali Jaber Nabi Muhammad SAW pernah berdoa yang doanya baru terkabul setelah beberapa tahun kemudian.



Dilansir PortalJember.com dari channel YouTube Official RCTI yang diunggah 1 Juni 2019, almarhum men menjelaskan Quran surah Al Isra ayat 1.



Di dalam surah tersebut menunjukkan bahwa Allah maha mendengar semua doa.



Namun dalam keadaan tertentu doa seorang hamba akan langsung dikabulkan, seperti halnya yang dialami Nabi ketika sedang kesusahan.



Oleh sebab itu, Syekh Ali Jaber menegaskan agar dalam setiap doa harus meyakini satu sifat Allah As Samii, yakni maha mendengar.



Sebab menurutnya, ketika Allah mendengar doa tidak mungkin ditolak.



“Rasakan firman Allah dan rasakan nama Allah As Samii, maha mendengar ketika bermunajat,” kata almarhum.



Lebih lanjut, Syekh Ali Jaber menceritakan bagaimana para Nabi dan Rasul dalam berdoa, sebab doa mereka tidak pernah tidak dikabulkan Allah.



Ternyata menurutnya ada satu kalimat doa yang selalu dibaca Nabi dan Rasul dalam setiap akhir doanya.



Itulah penyebab doa mereka selalu dikabulkan oleh Allah SWT, meskipun ada yang tidak seketika dikabulkan.



Adapun doa yang penutup yang dibaca para Nabi dan Rasul adalah sebagai berikut.



“Rabbana watakabbal doa, Ya Allah mohon yang maha mendengar doa kami , kami mohon diterima dan diijabah doa-doa kami,” tutup Syekh Ali Jaber.***